Transjakarta Tambah Frekuensi Cuci Bus dengan Disinfektan dan Hand Sanitizer Di Bus Operator

Transjakarta lipatgandakan frekuensi cuci bus dari semula dilakukan pada saat pulang untuk mempersiapkan keberangkatan menjadi dua kali yaitu pada saat split siang hari, atau ketika bus diistirahatkan dan malam hari ketika bus sudah selesai melakukan pelayanan.

Pencucian bus di fokuskan kepada pembersihan interior dengan dengan sangat teliti di setiap ruang bus mulai dari kursi pelanggan, pintu bus hingga handgrip (Pegangan bus) dengan menggunakan cairan Desinfektan. Ini dilakukan agar bus tetap dalam kondisi steril saat beroperasi dan melakukan pelayanan.

Tidak hanya bus milik Transjakarta, bus bus operator pun sudah melakukan standar pengoperasian pencucian bus sesuai dengan yang dilakukan oleh bus bus swakelola. Pelaksanaan pencucian bus milik operator dilakukan di lokasi depo operator menggunakan cairan disinfektan yang sudah distandarkan oleh Transjakarta.

Guna memastikan pelanggan tetap nyaman, Transjakarta kembali menambah pengadaan Hand Sanitizer menjadi total 88 halte dari sebelumnya hanya 80 halte. Dari halte-halte tersebut ada sebanyak 7 (tujuh) halte yang dijadikan pusat penempatan refill atau isi ulang Hand Sanitizer yakni Halte Kampung Melayu, Halte Harmoni, Halte Pulogadung 2, Halte Tendean, Halte Pasar Kebayoran Lama, Halte Cawang UKI dan Kuningan Timur. Kemudian jika persediaan mencukupi,

Perseroan menargetkan sebanyak 200 halte akan segera dilengkapi hand sanitizer pada pekan depan. Selain di halte, Hand Sanitizer saat ini juga telah terpasang di bus-bus Low Entry, bus pariwisata hingga Transjakarta Care (Transcare). Selanjutnya, Perseroan akan terus menambah titik-titik penempatan Hand Sanitizer di bus-bus Transjakarta lainnya seperti Minitrans, Royaltrans dan bus-bus di rute Non Bus Rapid Transit (BRT) lainnya.

Lebih lanjut, hand sanitizer juga akan disediakan di titik-titik pemberangkatan ujung seperti Cibubur, BSD dan Bekasi. Untuk titik ini, nantinya hand sanitizer akan dipegang oleh petugas yang bertugas. Sementara itu, untuk Thermal guna nantinya akan disediakan di setiap pool (depo) dan akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh di halte-halte ujung.

Dengan ini Perseroan berharap pelanggan tidak perlu khawatir untuk menggunakan layanan Transjakarta sebagai moda transportasi pilihan. Kami juga menghimbau pelanggan untuk selalu berhati-hati, waspada dan selalu menjaga kesehatan diri untuk meminimalisir kemungkinan tertular virus COVID-19 atau Corona.

Tidak lupa pelanggan bisa mengunjungi media social resmi milik PT Transportasi Jakarta untuk mengetahui update terbaru soal Transjakarta dan gunakan selalu aplikasi TiJeku untuk perjalanan yang lebih seru.